kajian-intensif-ramadhan-thayiba-tora-travel-haji-dan-umroh-jakarta-selatan

Travel Haji dan Umrah Thayiba Tora  menyelenggarakan Acara Kajian Intensif Ramadhan pada tanggal 11 Juni 2016 bersama Ustad Farhat Umar membahas "SIfat Taqwa dan Sifat Munafiq" di Restoran Al Jazeerah Jl. Cipinang Cempedak I No. 29 Jakarta Timur. Acara diakhiri dengan berbuka puasa bersama.

Kajian Intensif berikutnya dengan tema "Konsep Rizki dan Realisasi Zakat" Insya Allah akan diadakan pada Hari Sabtu, 18 Juni 2016 di tempat yang sama.

Travel Haji dan Umroh Thayiba Tora yang berada di  Jakarta Selatan secara rutin mengadakan kajian Islam yang diikuti oleh alumni jamaah haji dan umroh Thayiba Tora. Kegiatan kajian Islam bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan bekal ilmu agama yang terus bertambah.

Foto-foto kegiatan Kajian Intensif Ramadhan lainnya dapat dilihat DI SINI

Balaslah Kebaikan Orang Lain Niscaya Kalian Menjadi Hamba Yang Paling Dicintai Allah

Oleh : Ir. H. Farhat Umar, MSc.

Ustadz Farhat Umar

Berterima kasih atas pemberian orang lain adalah perangai terpuji. Setiap muslim hendaknya menghiasi diri amal seperti ini.  Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman (artinya):

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (Ar-Rahman: 60)

“Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan dengan malu, ia berkata: "Sesungguhnya bapakku memanggil kamu agar ia memberikan balasan terhadap (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami." Maka tatkala Musa mendatangi bapaknya (Syu'aib) dan menceritakan kepadanya cerita (mengenai dirinya), Syu'aib berkata: "Janganlah kamu takut. Kamu telah selamat dari orang-orang yang zalim itu." (QS. 28 : 25)

Selanjutnya...

Ustadz Farhat UmarSebagaimana pada pembahasan sebelumnya diantara musibah ada yang merupakan ujian dari Allah swt, ada yang merupakan rahmat dari Allah swt, dan ada pula yang merupakan azab yang diberikan Allah swt karena kesalahan dan dosa hamba.

Kategori yang pertama semata mata terjadi karena Qodho' dari Allah swt. yang bertujuan menguji hamba atas pengakuan imannya atau menguji hamba atas niatnya menginginkan surganya Allah swt. Untuk menghadapi musibah kategori yang pertama ini Allah swt pesannya agar hamba menghadapinya dengan sabar.

Selanjutnya...

Oleh : Ir. H. Farhat Umar, MSc.

Ustadz Farhat Umar

Sesungguhnya dalam kehidupan di dunia ini tidak bisa lepas dari ujian, cobaan serta musibah yang menimpa kita. Allah sjvt telah menetapkan sunnatullah ini bagi kehidupan manusia. Allah swt berfirman :

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang bersabar. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musiba, mereka mengucapkan, Innaa lillahi wa innaa ilaihi roji'un. Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. " (QS. 2 : 155-157)

Selanjutnya...

Oleh : Ir. H. Farhat Umar, MSc.

Ustadz Farhat UmarRumah tangga merupakan suatu lembaga yang terbentuk dari sebuah perikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri dengan tujuan melahirkan kebahagiaan yang kekal berdasarkan niat memenuhi perintah Allah swt. Tujuan pembentukan rumah tangga adalah menciptakan kebahagiaan yang abadi.  Rumah tangga yang bahagia merupakan surga bagi pasangan perkawinan. Walaupun tujuan perkawinan adalah menciptakan rumah tangga yang bahagia, akan tetapi tidak setiap perkawinan mampu melahirkan rumah tangga yang bahagia.

Selanjutnya...

Oleh : Ir. H. Farhat Umar, MSc.

Ustadz Farhat UmarSaat ini kita sedang memasuki bulan Shafar. Sebagian masyarakat memiliki anggapan bahwa bulan Shafar adalah bulan yang membawa sial, naas, dan penuh dengan malapetaka. Karena adanya anggapan bahwa shafar adalah bulan sial, maka tidak boleh mengadakan hajatan pada bulan tersebut, atau melakukan pekerjaan-pekerjaan penting lainnya karena akan mendatangkan bencana, atau kegagalan dalam pekerjaannya itu. Anggapan dan keyakinan seperti tersebut di atas merupakan warisan dari tradisi Jahiliyyah terdahulu.

Menganggap sial waktu-waktu tertentu, atau hewan-hewan tertentu, atau sial karena melihat adanya peristiwa dan mimpi tertentu sebenarnya hanyalah khayalan dan khurafat belaka. Hal ini ini merupakan sebuah keyakinan yang menunjukkan lemahnya aqidah dan tauhid kita saat mempercayai keyakinan tersebut.

Alhamdulillah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang diutus oleh Allah subhanahu wata'ala dengan membawa misi utama berdakwah kepada tauhid dan memberantas segala bentuk kesyirikan telah menepis anggapan dan keyakinan yang bengkok tersebut. Beliau shallallahu "alaihi wasallam bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit (dengan sendirinya), lidak ada thiyarah, tidak ada kesialan karena hurting hantu, dan tidak ada kesialan pada bulan Shafar. " (HR. Al-Bukhari. Muslim, Abu Dawud. dan Ahmad).

Selanjutnya...

Oleh : Ir. H. Farhat Umar, MSc.

Ustadz Farhat UmarIslam merupakan jalan hidup yang khas yang berbeda dari jalan-jalan hidup yang lain. Islam mewajibkan para pemeluknya agar hidup dengan warna tertentu yang tetap tidak berubah yang di dalam Al Qur’an Allah SWT menyebutnya dengan shibgoh Allah (Q.S 2 : 138). Islam juga mewajibkan atasnya agar kita mengikatkan diri dengan jalan yang khas tersebut dengan bentuk keterikatan yang akan menjadikan mereka tidak tenang pikirannya dan tidak tentram perasaannya kecuali berada pada jalan hidup tertentu tersebut. Bahkan manusia tidak akan merasakan kebahagiaan yang hakiki, kecuali berada di dalamnya.

Selanjutnya...

Oleh : Ir. H. Farhat Umar, MSc.

Ustadz Farhat UmarSyirik adalah suatu kepercayaan, sikap atau perbuatan yang menyamakan atau menyekutukan Allah dengan sesuatu selain Dia dalam hal yang merupakan kekhususan-Nya. Seperti menyembah sesuatu selain menyembah Allah, berdoa memohon sesuatu kepada selain Allah, mengorbankan sesuatu (menyembelih kurban) untuk selain Allah dan sebagainya.

Kesyirikan berarti meletakkan peribatan tidak pada tempatnya dan memberikannya kepada yang tidak berhak, hal ini merupakan bentuk kedzaliman. Oleh karena itu syirik dinyatakan oleh Allah sebagai bentuk kedzaliman yang besar.

Selanjutnya...

Ustadz Farhat UmarBerikut  ini adalah Materi lengkap pengajian bulanan Jamaah Haji 2009 Thayiba Tora yang berlangsung Sabtu, 13 Februari 2010di Wisma Thayiba, Jl. Pejaten Barat Raya No. 45E, Jakarta Selatan. Materi pengajian disampaikan oleh Ustadz  Ir. Farhat Umar yang juga sebagai Pembimbing Ibadah Jamaah Haji Khusus & Umrah Thayiba Tora.

Selanjutnya...

Oleh : H. Farhat Umar, MSc

Ustadz Farhat UmarBarangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka burnt ini tempat hijrah yang luas dan rizqiyang banyak.. " (QS. An-Nisa ' : 100)

Setiap kali memasuki bulan Muharram, umat muslim mengingatinya sebagai pergantian tahun baru Islam yang dikenal dengan tahun baru Hijriyyah. Pada bulan Muharam tahun ini kita telah masuki tahun baru 1431 Hijriyyah. Tahun Islam ini pertama kali ditetapkan berdasarkan ijma sahabat di bawah kepemimpinan khalifah Umar ibnul Khattab ra. yang menetapkan kalender Islam pertama kali dengan penetapan awal tanggalnya adalah peristiwa hijrah Rasulullah saw dari Mekah ke Madinah. Dengan demikian kalau saat ini kita telah masuki tahun 1431 Hijriyyah, artinya bahwa saat ini sudah berjarak waktu 1430 tahun qomariyah (berdasar orbit bulan) dengan peristiwa hijrahnya Rasulullah saw.

Selanjutnya...

Oleh : H. Farhat Umar, MSc

Ustadz Farhat UmarJudul diatas “Saya adalah seorang muslim” merupakan penegasan terhadap identitas diri kita dalam rangka menjawab keraguan orang terhadap keislaman diri kita.   Pernahkah kita ragu untuk menunjukkan bahwa diri kita adalah seorang muslim ? atau mungkin paling tidak kita tahu bahwa ada orang yang menutupi identitas kemuslimannya ? Adakah orang yang yang apabila ditanyakan tentang agamanya, ia menjawab :”hal itu tidak penting bagi saya.”.

Selanjutnya...

Artikel Lain...
_