Hikmah melakukan silaturahim selain mendapatkan pahala, juga bisa memperpanjang umur, luas rezeki, dan terhindar dari mati jelek (su’ul khatimah). Demikian antara lain tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Farhat Umar di hadapan jamaah pengajian Thayiba. Sabtu  8 September 2012.

Silaturahim artinya upaya menghubungkan kasih sayang dengan sesama. Lebih jauh mengenai makna silaturahim, sebagaimana dikutip Ustadz Farhat Umar dari kitab tafsir Syekh Al-Maraghi, ketika beliau menafsirkan ayat 21 dari surat ArRa’ad, menjelaskan : “Silaturahim adalah menyambungkan kasih-sayang dengan tujuan menghendaki kebaikan.  dan menolak sesuatu yang merugikan dengan kemampuan yang dimiliki”.

Acara Halal bi Halal yang dihadiri Alumni Jamaah Haji Khusus 2009 Thayiba Tora itu sekaligus menandai dimulai kembali pengajian rutin bulanan setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan dan merayakan Idul Fitri 1433 H . Kegiatan Group Haji yang dimotori oleh H. Rony ini berlangsung di Wisma Thayiba, Pejaten, Jakarta Selatan,

Pada kesempatan itu, Ustadz Farhat juga menyampaikan pentingnya silaturahim sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW : “Barangsiapa yang menginginkan Allah memanjangkan Umurnya dan diperluas rezekinya serta terhindar dari mati jelek (su-ul khatimah), hendaklah ia bertawakal kepada Allah dan menyambung sanak kerabat.” (HR. Muslim).

Adapun cara-cara yang diperintahkan Rasul saw dalam memelihara hubungan silaturahim, antara lain : Saling tegur sapa dengan mengucapkan salam, baik langsung ataupun melalui media komunikasi, Saling mengunjungi, Saling berbagi hadiah, Saling mendoakan, Saling memberikan pertolongan kepadanya, Saling menghormati dan bertutur baik padanya, Memaafkan kelalaian dan kesalahannya, Tidak menyakiti dan menghinanya, dan lain-lain.

Materi lengkap “Makna dan Hikman Silaturahim” dapat di download di sini.

*(gus)

Broker Asuransi PT. Sentana Mitra Kualita